Tips Memilih Material Kayu untuk Dapur

Meski dapur merupakan ruangan di rumah yang memiliki kelembapan cukup tinggi, banyak orang yang tertarik untuk menggunakan material kayu sebagai furnitur di dalamnya. Sebenarnya aman-aman saja jika Anda ingin menngunakan material ini untuk memperacntik dapur Anda. Tapi yang jelas, sebelum mengaplikasikannya Anda harus paham betul karakter dari material kayu dan cara perawatannya.
Material kayu tidak hanya memberikan kesan hangat, tetapi juga bisa menciptakan suasana yang tenang dalam sebuah ruangan. Karenanya, banyak orang yang menghadirkan furniture kayu untuk menghias dapur kesayanngannya Berikut tiga hal yang harus diperhatikan dalam memilih material kayu untuk dapur, agar lebih awet dan terjaga keindahannya :

  • Pilihlah material kayu yang sudah dikeringkan
Kayu yang kering bisa mengurangi berat kayu dan tidak mudah berubah bentuk. Kayu yang masih basah atau belum kering benar, suatu saat bisa menyusut. Hal ini pula yang sering menyebabkan antar bagian menjadi geser atau renggang. Selain itu, jangan lupa gunakan pula kayu yang antirayap.
  • Pilihlah kayu bekas yang memiliki kondisi bagus
Saat memilih kayu bekas dari pintu, kusen, atau olahan furnitur yang memiliki kayu berkualitas baik (jati, merbau, atau kamper), pilihlah bagian yang tidak terkena tekanan akibat gaya tekan dari struktur. Hal ini untuk mencegah kayu sulit diolah dan dibentuk.
  • Lapisi dengan material tahan air.
Kayu membutuhkan perawatan, khususnya bagian yang sering terkena air. Sebaiknya saat awal pembuatan, lapisilah kayu dengan material tahan air untuk menjaga kayu tetap kering.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela

Warna Cat Dinding yang Dihindari