Cara Merawat Batu Alam

Batu alam kini makin popular sebagai penghias dinding rumah. Tak hanya mempercantik eksterior rumah, batu alam pun memberikan kesan ramah lingkungan dan nuansa sejuka pada hunian Anda. Namun, jika tak terawatt dengan baik, batu alam pun bisa terlihat kusam dan berkurang pesonanya. Adanya faktor cuaca serta debu dan kotoran yang bisa menempel lainnya, membuat keindahan batu alam pun bisa berkurang karena tak terjaga dnegan baik. 
Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan untuk merawat batu alam agar bisa tetap mempesona dan tak pudar keindahannya :  
1. Semprot Batu Alam dengan Air Setiap Hari
Karena sering digunakan sebagai eksterior rumah, maka permukaan batu ini pun mudah berdebu. Untuk menghilangkannya, Anda cukup menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung dari selang air ke arah dinding batu tadi. Semprotkan secara merata dari bagian atas, kemudian berlanjut pada bagian bawahnya. Lakukan penyemprotan dengan air ini setiap hari, sembari Anda menyiram  tanaman, agar permukaan batu alam tetap terlihat menarik.
2. Sikat dengan Deterjen Sampai Bersih
Jika di permukaan batu alam terdapat noda membandel yang sulit dihilangkan dengan semprotan air saja, maka untuk mengatasinya, Anda bisa memakai bantuan sikat dan deterjen pakaian. Lakukan pembersihan dengan menyikat keseluruhan permukaan batu hingga bersih. Pastikan seluruh bagian dinding tidak luput dari perhatian Anda. Untuk kotoran yang terletak di celah-celah sempit, gosoklah dengan sikat gigi bekas agar mudah menjangkaunya. Jangan lupa, bilas permukaan dinding batu alam yang sudah kinclong ini sampai bersih.
3. Berikan Coating Bila Diperlukan
Coating berfungsi untuk melapisi permukaan batu alam sehingga keindahannya tetap terjaga. Akan tetapi, sama seperti cat plafon, seiring berjalannya waktu lapisan coating ini akan luntur juga. Sehingga, Anda perlu melakukan pengcoatingan ulang untuk menjaga pesona dinding batu alam di rumah Anda.
Perlu diperhatikan, setiap jenis batu alam memerlukan coating yang berbeda-beda. Untuk batu alam berjenis batu paras jogja, Anda bisa menggunakan coating khusus batu paras agar tampak alami. Begitupun untuk batu alam berjenis granit, gunakan coating yang tampak mengkilap (glossy). Pelapisan dilakukan sebanyak tiga kali dengan jeda sekitar 30 menit.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Warna Cat Dinding yang Dihindari

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela