Tips Agar Dapur Selalu Bersih

Dapur menjadi tempat untuk menyiapkan masakan. Karenanya, selain rentan kotor karena sisa bahan masakan, dapur pun rawan akan noda yang disebabkan proses memasak. Misalnya seperti cipratan minyak.

Namun, bukan berarti dapur tidak bisa tampil bersih dan rapi. Asalkan kita rajin membersihkannya secara rutin, dapur dapat menjadi tempat yang bersih dan tertata dengan baik. berikut tips untuk menjaga dapur selalu bersih :
  • Pilih Material yang Mudah Dibersihkan

Penggunaan material kayu cukup membuat Anda kesulitan dalam hal pembersihannya di dapur. Oleh sebab itu, pilih material penutup dinding, lantai serta dinding backsplash yang mudah dibersihkan dan tahan terhadap air. Misalnya menggunakan keramik sebagai penutup lantai atau solid surface pada permukaan top table. Jika Anda membiarkan backsplash hanya berupa tembok yang dicat, ada kemungkinan dinding dapur Anda akan rusak.
  • Membersihkan Peralatan Masak dan Kompor

Setelah memasak, sebaiknya  langsung cuci peralatan yang telah digunakan agar bekasnya tidak membuat dapur kotor dan bau. Hindari menumpuk cucian piring terlalu lama, karena sampah-sampah di peralatan makan dan masak bisa mengundang semut, atau kecoak, bahkan tikus. Jangan lupa juga untuk membersihkan kompor, biasanya kompor seringkali diabaikan kebersihannya.
  • Gunakan Cooker Hood

Cooker hood, salah satu perangkat dapur yang mampu menghisap asap dan bau tak sedap. Asap yang dihasilkan dari proses memasak akan dihisap melalui cerobong asap dan dikeluarkan ke ruang luar, sehingga udara di dalam ruangan tetap bersih dan segar.Alat ini lebih diperlukan untuk dapur yang berada di dalam ruangan, jika dapur Anda berada di outdoor, Anda tidak perlu memakai alat ini.
  • Jangan Biarkan Saluran Air Sink Tersumbat

Sampah sisa makanan sering kali menyumbat saluran air di tempat pencucian piring di dapur. Saat tersangkut, sampah-sampah tersebut akan membusuk dan menyebabkan bau yang tidak sedap. Anda bisa membersihkannya dengan menuangkan satu atau dua cangkir soda kue atau cuka yang diikuti dengan air panas. Agar pipa tidak sering tersumbat, sebaiknya pisahkan sampah padat bekas makanan ke tempat sampah. Untuk sampah-sampah yang berukuran kecil, gunakan penyaring di lubang pembuangan sink. Dengan menggunakan penyaring, kotoran akan terkumpul dan Anda dapat membuangnya dengan mudah.
  • Atur Tempat Penyimpanan

Sebisa mungkin peralatan memasak yang Anda simpan dalam lemari atau kabinet tidak berantakan. Perlengkapan yang ditata di kabinet dapat meminimalisasi barang yang perlu diletakkan di atas meja dapur sehingga dapur lebih rapi. Kelompokkan  sesuai kegunaan dan fungsinya. Simpan bumbu masak dalam toples kaca sebelum menyimpannya dalam lemari. Buang peralatan atau bahan makanan dan masakan yang sudah tidak Anda perlukan lagi.
  • Pisahkan Sampah Basah dan Sampah Kering

Agar dapur senantiasa bersih dan sehat, Anda perlu mengelola tempat sampah dengan membedakannya antara tempat sampah untuk sampah basah atau kering. Pilih tempat sampah yang disertai penutup untuk menghindari adanya kecoa atau serangga lainnya. Anda juga bisa meletakkan jeruk lemon di tempat sampah dapur, untuk menetralisir bau, sehingga dapur bebas bau.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Warna Cat Dinding yang Dihindari

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela