Cara Smart Bersih-Bersih Rumah

Membersihkan rumah sering menjadi hal yang kita hindari. Dengan lasan repot atau capek, aktivitas bersih-bersih hunian pun sering ditunda untuk beberapa waktu. Padahal jika kita mau membersihkan rumah secara rutin, maka kegiatan bersih-bersih pun akan lebih ringan dan mudah dilakukan.

Berikut beberapa trik untuk melakukan bersih-bersih rumah :

1. Kelengkapan Alat
Ada produk pembersih, spons, kain lembut, sarung tangan karet, handuk kertas, sapu, pel, vakum, dan masih banyak lagi. Semua alat-alat tersebut itu penting dan harus ada. Namun, jauhkan semuanya itu dari jangkauan anak-anak Anda agar tetap aman.
2. Berkelanjutan
Jika Anda ingin rumah bersih dan sehat setiap hari, Anda juga harus membersihkannya setiap hari. Luangkan beberapa menit merapikan "hot spot" di rumah Anda. Lap sekitar wastafel dapur, ambil pakaian dari lantai kamar tidur dan letakkan di tempatnya, singkirkan ransel dan sepatu yang berkumpul di lorong depan, dan sebagainya.   Jika pekerjaan kecil seperti ini ditunda, bisa Anda bayangkan, akan seperti apa kondisi rumah Anda seminggu ke depan. 
3. Perencanaan
Buatlah jadwal untuk tugas-tugas yang lebih besar. Akan lebih mudah untuk ditangani jika Anda melakukannya secara teratur. Vakum karpet, bagian bawah bantal sofa, dan meja dapur. Bilas barang yang sering tertutup sidik jari lengket, seperti kursi booster dan mainan. Buang makanan lama sebelum berubah di kulkas.  
Setiap enam bulan sekali, buat rencana untuk menyisihkan barang-barang yang tak terpakai lagi. Misalnya, pakaian, sepatu, buku, mainan, dan barang-barang rumah tangga lainnya. Jika memungkinkan, ajak anak menjualnya dengan harga murah di depan rumah (garage sale) atau mendonasikannya ke orang yang kurang mampu.
4. Libatkan Anak-anak
Anak-anak bisa Anda ikutsertakan dalam proyek bersih-bersih ini. Misalnya saja, anak usia 3 atau 4 tahun, sudah bisa mencocokan kaus kaki dan menyimpannya di laci. Anak usia 6 tahun, sudah bisa mengatur meja dan melipat pakaian. 
Pengorganisasian lemari dan laci, khusus yang milik anak, haruslah mudah bagi anak-anak. Masukan buku atau mainan di rak-rak rendah atau di lantai. Instal pengait untuk meraih jaket atau tas yang menggantung. 
Tuliskan semua tugas anak-anak. Buat grafik dari pekerjaan dengan nama masing-masing anak di atasnya dan biarkan mereka memilih tugas harian sesuai dengan kemampuan mereka. Tugas dapat mencakup pengaturan meja, merapikan tempat tidur, atau mencuci piring.   Beri hadiah bagi anak-anak yang mampu mengerjakan tugas-tugas mereka tepat waktu. Misalnya saja, nonton ke bioskop atau membeli es krim.
5. Area yang Sering Terlupakan
Ada beberapa area yang seringkali terlupakan untuk dibersihkan. Ingat, jika tak segera dibersikan, area ini bisa menjadi sarang debu dan magnet bagi kuman berkumpul dan berkembang biak. 
  • Dinding lemari es, rak, dan dispenser air.
  • Perlengkapan ringan seperti kipas angin.
  • Langit-langit rumah.
  • Gagang telepon.
  • Keyboard komputer.  

6. Go Green
Banyak produk pembersih yang biasanya kurang aman bagi kesehatan. Untuk mengakalinya, Anda bisa mencoba cara yang alami, yakni dengan menggunakan cuka dan air atau baking soda dan air yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Cairan ini bisa Anda gunakan untuk membersihkan noda di meja.  
Atau Anda bisa juga menggunakan barang-barang bekas ini sebagai pengganti produk pembersih. Yaitu:  
  • Kaus kaki berguna yang menghapus kotoran di sudut-sudut dinding.
  • Penghapus pensil untuk menghapus noda di lantai.
  • T-shirt tua yang disemprotkan dengan pembersih bisa digunakan membersihkan bagian dalam tirai.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Warna Cat Dinding yang Dihindari

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela