Tips Merawat Lantai Sesuai Jenisnya

Lantai merupakan penutup permukaan tanah dalam ruangan yang sering kita pijak dalam sehari-harinya. Selain itu, lantai juga termasuk dalam desain interior sehingga keberadaannya pun harus kita desain sebaik mungkin.
Dalam pemilihan jenis lantai, terdapat beberapa variasi dari warna, pola, tekstur, ukuran serta jenisnya. Nah, agar lantai Anda dapat awet dan tahan lama, tentu memerlukan perawatan yang benar.

Berikut ada beberapa tips untuk merawat lantai sesuai dengan jenisnya, yaitu :

1. Lantai Tegel

Cara perawatan lantai tegel sangat mudah. Cukup disapu sampai bersih lalu dipel dengan air bersih. Jika ingin menghaluskan dan memperlicin permukaannya, siapkan ampas kelapa kemudian digosok-gosokkan ke seluruh lantai hingga merata. Diamkan selama 1 jam kemudian sapu sampai bersih. Terakhir gunakan solar untuk dilapkan ke lantai, diamkan hingga kering lalu lap dengan lap kering. Lakukan 2 minggu sekali, dan lama kelamaan lantai tegel akan lebih halus dan bersinar.

2. Lantai Keramik

Untuk lantai keramik pun tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Jika ingin keramik rumah Anda bersih, mengkilap dan terawat, Anda hanya cukup menyapunya dengan teratur. Lakukan pengepelan secara rutin, jika memungkinkan 3x sehari dan di saat kotor. Pengepelan menggunakan air bersih saja atau ditambah obat pel lantai bila perlu, jika terlalu banyak akan meninggalkan sisa deterjen yang bersifat lengket dan mempercepat kotoran menempel kembali.

Hindari pembersih lantai dengan kandungan asam atau acid tinggi yang akan membuat lapisan glazur keramik terkikis dan tidak mengkilat lagi. Gunakan pel dengan daya serap tinggi, dan untuk keramik di luar ruangan (teras) yang terpapar sinar matahari dan air hujan harus sering-sering dibersihkan. Jika ada kerak segera bersihkan dengan menggunakan obat pembersih yang mengandung acid tidak terlalu tinggi setelah itu bilas dengan air dan keringkan.


3. Lantai Kayu/Parket

Cara perawatannya, lakukan pemeliharaan rutin seperti menyapu atau mengepel lantai parket agar sisa debu atau kotoran tidak menjadi noda yang menempel di sela-sela sambungan parket. Hindari membersihkan parket dengan bahan yang mengandung wax karena lama kelamaan parket akan terlihat kusam. Ketika mengepel juga jangan menggunakan pel yang terlalu basah. Cara terbaik adalah dengan menggunakan penyedot debu, dengan demikian debu yang kasar juga tak akan menggores lantai parket Anda.
Dan untuk wanita sebaiknya jangan menggunakan sepatu berhak runcing ketika berada dalam ruangan dengan lantai parket. Hindari kontak langsung dengan cahaya matahari karena akan menyebabkan penuaan warna pada parket. Gunakan tirai transparan untuk menutupi daerah yang terkena sinar matahari secara langsung. Hindari baret atau goresan pada lantai parket dengan mengangkat perabotan jika Anda hendak memindahkan perabotan tersebut, jangan langsung ditarik atau digeret.

4. Lantai Marmer
Untuk perawatannya sehingga tampil selalu cemerlang, lantai marmer harus dirawat dengan berbagai jenis perawatan seperti poles marmer dan poles teraso. Tentunya dengan biaya yang tak murah.
Tips jika ingin cara perawatan lantai marmer yang lebih murah yaitu dengan cara sebagai berikut. Pertama-tama, pel lantai dengan cairan pembersih lantai. Setelah kering, oleskan krim yang biasa digunakan untuk memoles badan mobil Anda ke seluruh permukaan lantai marmer. Tunggu beberapa saat agar krim poles itu meresap.Setelah dirasa cukup meresap, gosok lantai marmer dengan sabut cuci piring (spons yang berwarna hijau) sampai krim benar-benar hilang bisa juga dengan jasa restorasi dan jasa kristalisasi marmer. Bersihkan bekas krim dengan sapu, lalu pel lantai seperti biasa. Jika anda rajin mengulangi langkah ini setiap 2-3 bulan sekali, lantai marmer Anda akan selalu kinclong seperti baru.

5. Lantai Beton
Lantai beton sekarang mulai banyak digunakan dengan semakin maraknya gaya desain interior kontemporer yang bermunculan. Lantai beton memberikan penampilan yang keras dan maskulin sekaligus modern. Selain itu lantai beton juga ramah lingkungan karena yang perlu dilakukan setelah pembangunan lantai dengan beton, Anda hanya perlu melakukan pengampelasan dan pelapisan akhir. Finishingnya ada bermacam-macam juga seperti matte untuk kesan lebih soft, finishing mengkilap dengan sealer akrilik untuk tampilan modern, atau jika Anda berjiwa seni Anda bisa menuangkan warna-warni pilihan Anda di atas lantai beton. Material ini juga tahan lama dan lama kelamaan akan memberikan kesan yang unik dalam hunian Anda. Cara perawatannya sangat mudah, cukup mengepel lantai beton seminggu sekali. Hemat dan modern dalam satu material.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela

Warna Cat Dinding yang Dihindari