Tips Memilih Bahan Gorden

Seiring perkembangan trend dan mode, jenis bahan untuk gorden pun kian banyak ragamnya. Mulai dari yang berkarakter tipis dan lembut hingga ke bentuk tebal dan tak tembus pandang. Bahan-bahan yang berat biasanya memenuhi kriteria ini. Itu sebabnya, bahan gorden didominasi bahan-bahan seperti beludru, chenille, atau bahan sintetis lainnya.
Sejumlah bahan penutup sofa kadang digunakan juga untuk gorden karena karateristiknya sama. Juga dimaksudkan agar supaya ruangan tersebut punya motif senada. Begitu pula sebaliknya; bahan gorden pun ada yang bisa dijadikan penutup sofa. Bahan yang lebih ringan, seperti katun, linen, satin, sutra (yang dilapis), atau sutera sintetis, juga bisa dipakai sebagai bahan gorden.
Namun, efek yang ditimbulkan kedua jenis bahan tersebut pada ruangan tentu berbeda. Bahan berat membentuk bidang yang solid sehingga gorden dari bahan tersebut mampu melindungi privasi penghuni di dalam ruang. Selain itu, bahan ini juga tampak lebih mewah. Sementara itu, bahan yang lebih ringan bobotnya cocok digunakan untuk desain yang lembut dan anggun. Berikut beberapa tips memilih bahan gorden rumah yang dapat Anda jadikan pertimbangan dalam menentukan gorden terbaik bagi rumah Anda :
Tips Memilih Jenis Bahan Gorden:
  • Pilih bahan gorden dengan teliti
Dengan begitu banyaknya pilihan bahan gorden yang tersedia sekarang ini, Anda bisa mewujudkan desain gorden apapun yang Anda inginkan. Agar hasil desain maksimal, pilihlah bahan gorden dengan teliti.
  • Carilah bahan di toko besar yang menyediakan pilihan lengkap
Selain stoknya banyak, bisanya toko-toko besar melayani desain dan pemasangan gorden ( Cantik Interior adalah salah satu toko gorden dan jual gorden terlengkap yang menjual gorden dengan harga murah serta gorden model terbaru, Cantik Interior juga melayani desain dan jasa pasang gorden).
  • Cek dengan merasakan bahan  tangan
Rasakan bahan dengan tangan untuk mengetahui ketebalan dan “jatuh”-nya saat digantung. Remas sedikit bahan agar untuk mengetahui apakah bahan tersebut mudah kusut atau tidak.
  • Teliti tenunannya
Semakin rapat tenunannya, semakin kuat bahan tersebut. Periksa juga di ujung-ujung potongan untuk mengetahui apakah bahan tersebut mudah terurai benangnya.
  • Teliti dengan warna yang dipilih
Warna bahan ketika di dalam toko kadang kadang berbeda dengan warna sesungguhnya, akibat pengaruh lampu. Jika memungkinkan, lebih baik contoh bahan dibawa pulang agar warnanya sesuai dengan keadaan saat ia dipasang di ruangan nantinya.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi

Warna Cat Dinding yang Dihindari

Tips Memilih Warna Cat Kusen dan Jendela