Kesalahan Saat Mengecat Dinding Rumah

Banyak kesalahan yang biasa dilakukan saat mengecat rumah. Padahal, mengecat tak sekadar memulas tembok dengan cat, apalagi jika sebelumnya sudah ada warna lain. Anda harus sabar, tidak terburu-buru ingin selesai. Jika ruangan yang dicat berukuran besar dan luas tentu saja Anda tak bisa seharian menyelesaikannya.
Perhatikan empat kesalahan saat mengecat dinding rumah berikut ini, dan simak tips untuk menghindari kesalahan tersebut:
  • Kaleng cat dibuka seluruhnya

Supaya tidak boros cat, jangan membuka seluruh tutup kaleng. Cukup beri lubang kecil agar cat cukup menetes saja. Mulailah dengan mengecat langit-langit, dinding, pintu, dan lantai. Tapi terlebih dahulu amplas dinding dengan memakai masker, dan seka partikel debu dengan kain.
  • Tidak melepas wallpaper

Jika sebelumnya dinding dilapisi wallpaper, jangan langsung mengecatnya. Buka dulu wallpaper pelan-pelan. Kalau wallpaper sudah lama menempel dan susah dilepas, pakailah obat yang bisa melemaskan wallpaper tersebut. Hati-hati setiap kali mengecat, jangan menutup ruangan. Buka pintu dan jendela agar ada sirkulasi udara.
  • Tidak menunggu sampai cat benar-benar kering

Tunggu selama 24 jam sampai cat benar-benar kering. Baru setelah itu masukkan barang-barang ke dalam ruangan jika memang ada yang dikeluarkan. Segera bersihkan kuas dan rol jika berencana menggunakannya lagi.
* Membuang sisa cat di sembarang tempat. Jangan membuang cat sembarangan seperti di got di depan rumah, agar tidak menjadi limbah yang membahayakan lingkungan sekitar. Saat menutup kaleng, jangan lupa bersihkan tepi kaleng. Lalu taruh handuk atau kain di atas tutup agar aman dari jangkauan anak-anak.

Postingan populer dari blog ini

Warna Cat Dinding yang Dihindari

Cara Menghilangkan Noda Cat pada Keramik

Mengenal Bahan Pintu Kamar Mandi