artikel web

Sabtu, 17 September 2016

Tips Menata Halaman Rumah Ramah Lingkungan

Menikmati suasana santai sembari ditemani sinar matahari yang hangat serta sapuan angin sepoi-sepoi ternyata bisa Anda lakukan di rumah. Namun,tentu Anda harus menata halaman rumah secara tepat, agar bisa mendapatkan suasana tersebut.

Berikut ada beberapa tips untuk menata halaman rumah yang ramah lingkungan :

 
1. Padukan eksterior rumah dengan interiornya
 
Sebelum mulai membangun halaman, pastikan area interior dan eksterior rumah tidak seperti langit dan bumi. Kaburkanlah batasan antara "bagian dalam" dan "bagian luar" dengan membangun jendela-jendela besar. Jika faktor keamanan tidak memberatkan dalam lingkungan rumah, tidak ada salahnya memasang jendela kaca bening berukuran besar. Dengan cara ini, Anda dapat melihat pemandangan di luar rumah, begitu pula sebaliknya.
 
Sediakan juga ventilasi udara yang cukup. Jendela-jendela besar bergaya tradisional juga bisa Anda manfaatkan. Tidak hanya bisa menyediakan pemandangan indah, jendela tradisional yang dapat dibuka-tutup juga menjadi akses masuk udara segar ke dalam rumah.
 
2. Mulai berburu barang-barang ramah lingkungan
 
Anda harus mencari barang-barang perlengkapan dan dekorasi halaman yang ramah lingkungan. Meski pada umumnya cukup mahal, namun biaya perawatan serta keamanannya lebih terjamin. Barang-barang ramah lingkungan bisa Anda temukan, mulai dari material bangunan, instalasi listrik termasuk lampu, hingga ornamen taman.
 
Mulailah dengan mencari balok-balok kayu dari hutan budidaya, semen ramah lingkungan, dan bila perlu gunakan kembali besi-besi tidak terpakai. Selain itu, kunci memiliki taman yang "sehat" adalah menggunakan barang daur ulang. Cara ini dapat meminimalisasi penumpukan sampah.
 
Setelah itu, cari pencahayaan yang sesuai. Ganti lampu pijar dengan LED. Gunakan LED sebagai pencahayaan teras, jalur masuk rumah, bahkan di seluruh ruang. Khusus eksterior rumah, beberapa perusahaan penyedia lampu luar ruang, telah menyediakan lampu bertenaga matahari. 


 
3. Meski kembali ke alam, gunakan teknologi canggih
 
Walaupun Anda berencana "menggarap" halaman rumah dan membuatnya tampak lebih "hijau", tidak ada salahnya menggunakan teknologi terbaru. Manfaatkan teknologi pendeteksi gerakan dan cahaya untuk menyalakan dan mematikan lampu di halaman. Cara ini dapat menghemat konsumsi energi.
 
4. Manfaatkan dekorasi yang tidak terpakai
 
Selesai berurusan dengan instalasi listrik dan lampu, kini tiba waktunya mendekor taman. Gunakan kembali furnitur-furnitur lama. Perbaiki, cat, dan berikan fungsi baru. Contohnya, gunakan jemuran baju untuk menggantung pot bunga. Jadikan pula kloset sebagai "pot" raksasa, atau manfaatkan kursi sebagai media rambat tanaman.
 
5. Sediakan media tanam berkondisi baik
 
Dalam membuat taman, sebenarnya unsur ini bisa jadi merupakan unsur terpenting. Jangan lupa menyediakan media tanam yang baik bagi semak, bunga, dan pohon. Sebisa mungkin, hindari penggunaan pupuk kimia.

Rabu, 07 September 2016

Trik Memilih Material untuk Teras

Teras kerap digunakan sebagai tempat bersantai bersama keluarga, selain sebagai tempat menerima tamu tentunya. Karenanya, teras pun memerlukan dekorasi yang tak hanya memperhatikan kenyamanan tapi juga keindahan.

Nah, untuk membuat teras Anda terlihat makin cantik, maka menambahkan pelapis lantai bisa menjadi salah satu caranya. Pelapis lantai ini bisa diambil dari ragam material pilihan. Dengan pilihan warna dan tekstur yang beragam, teras rumah Anda pun dijamin makin menarik.

Berikut beberapa material yang cocok untuk menghias teras rumah Anda, yaitu ;

  • Rumput sintetis
Jika Anda malas menggunakan rumput asli, Anda bisa membeli rumput sintetis yang praktis menghias lantai teras. Meski begitu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli satu rol rumput sintetis ini. Rumput sintetis bisa dibilang sangat hemat perawatan dan biaya. Sayangnya ketika musim panas, karpet sintetis ini akan terasa panas dipijak kaki. Beberapa bahan kimia yang terkandung juga mungkin berbahaya jika terpapar bayi atau anak balita.
  • Karpet outdoor
Dengan pilihan motif ceria yang beragam, Anda bisa menyulap teras menjadi cantik dalam waktu seketika. Anda juga bisa mencuci dengan mudah jika terkena kotoran atau debu yang menempel. Karpet outdoor juga mengurangi kemungkinan anak-anak terpeleset karena lantai yang licin. Namun sebelum membeli, perhatikan dulu material utama lantai teras Anda. Jika menggunakan lantai parket atau kayu, penambahan lapisan karpet malah membuat permukaan kayu menjadi lembap. Sementara jika lantai Anda terbuat dari bebatuan atau marmer jika beradu dengan dasar karpet yang licin bisa membahayakan anak-anak terpeleset.
  • Lantai Kayu
Lantai parket menjadi favorit banyak orang ketika mendekorasi lantai terasnya. Dengan beberapa pilihan motif seperti kotak-kotak atau silang, Anda bisa membuat area teras menjadi lebih hangat dan klasik. Lantai kayu sebagai pelapis ada yang bisa dibongkar pasang, sehingga Anda bisa membersihkan dengan mudah jika ada noda yang membandel dengan air dan sabun. Kekurangannya, lantai kayu harus dipasang menggunakan perekat dan lebih rinci memperhatikan celah atau lubang di antaranya.
  • Lantai busa
Karpet dengan bahan busa terbilang murah dan banyak pilihan motifnya. Mulai dari garis-garis, geometris, bahkan motif animasi dengan mudah ditemukan di pasaran. Material ini juga terbilang nyaman untuk dipijak dan diduduki oleh anak-anak. Kekurangannya, ada beberapa material lantai busa yang mengandung bahan kimia berbahaya. Perhatikan dulu material penyusunnya sebelum memilih karpet busa yang pas. Selain itu, mereka harus berada di area yang cukup sirkulasi udaranya agar tidak berjamur.

Tips Agar Cat Kamar Mandi Tahan Lama

Kamar mandi biasanya akan membutuhkan pelapis dinding khusus  yang mampu memperkuat lapisan dinding. Hal ini dikarenakan, dinding kamar mandi lebih lembab dibanding ruangan lainnya, karena terus menerus terkena uap dan air.

Di Indonesia, dinding kamar mandi umumnya ditutup sebagian, atau seluruhnya dengan ubin keramik. Sebenarnya, ada beberapa alternatif lain seperti menggunakan batu alam, beton ekspos, menggabungkan ubin keramik dan cat, lempengan kayu dan cat, serta wallpaper

Jika tertarik menutup dinding kamar mandi sebagian, atau seluruhnya dengan cat, berikut ini beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan.

1. Ventilasi udara memadai

Pastikan kamar mandi Anda memiliki ventilasi yang cukup. Tanpa ventilasi, kelembaban tinggi dapat merusak cat di dalam kamar mandi. Anda bisa membuat jendela yang dapat dibuka, atau menggunakan exhaust fan. Selain menjaga cat tembok di dapur, exhaust fan juga dapat mengurangi uap, embun di kaca kamar mandi, dan dinding mengering. Nyalakan exhaust tersebut selama sekitar satu jam setelah Anda mandi.

2. Gypsum terpasang rapi

Anda bisa menggunakan gypsum sebagai pelapis kamar mandi, terutama jika konsepnya "kamar mandi kering". Dua hal yang sebaiknya diperhatikan; Pertama, gunakan papan gipsum tahan lembab yang relatif lebih kuat dari papan gipsum biasa. Kedua, pastikan pemasangannya benar. Jangan sampai proses pengamplasan meninggalkan tekstur berbeda-beda. Mintalah finishing level 5 untuk mendapatkan hasil terbaik.

3. Sempurnakan sudut gipsum

Jika Anda menggunakan penutup gipsum, pastikan kamar mandi memiliki sudut yang sempurna. Gunakan pro bead corner untuk menciptakan sudut yang sempurna.

4. Cat tahan lama

Jika Anda memutuskan untuk mengecat seluruh atau sebagian dinding kamar mandi, pastikan catnya berkualitas baik yang tahan lama untuk lokasi-lokasi khusus. Lokasi tersebut meliputi daerah di sekitar jendela, atau permukaan lain yang sering dijadikan "rak penyimpanan".

5. Pencahayaan baik

Pastikan Anda memberikan pencahayaan alami dan buatan yang cukup di kamar mandi. Pencahayaan memegang peranan penting pada penampilan kamar mandi. Jika sinar matahari mendominasi pencahayaan, sebaiknya Anda mengecek bagaimana "jatuhnya" sinar sepanjang hari. Meski baik memiliki banyak sinar alami yang masuk ke dalam kamar mandi, namun hal ini juga dapat menegaskan kesalahan pengecatan di dalamnya. Terlebih, jika Anda memilih cat mengkilap (glossy).

Perhatikan, ketika mengecat langit-langit berukuran besar, pastikan pengecatan dalam satu arah yang sama.

Toko Mandalatama Tempat Strategis, Harga Terjangkau

Toko Mandalatama menjadi solusi tepat bagi mereka yang menginginkan tempat usaha strategis dengan harga terjangkau. Dengan harga mulai dari Rp. 150 juta, konsumen pun sudah bisa memiliki toko prospektif untuk bisnis dan investasi.
Marketing Toko Mandalatama, Chotib mengungkapkan, sebagai tempat bisnis yang menjanjikan, Toko Mandalatama bisa didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau. Yakni mulai dari Rp. 150 juta, konsumen bisa memiliki toko bertipe 30. “Tipe 30 merupakan tipe yang terkecil dari 13 toko yang kami sediakan,” ujar Chotib. Ke-13 unit toko tersebut memang dihadirkan dengan tipe dan harga yang bervariasi.
Menurut Chotib, dengan beragamnya tipe toko yang dihadirkan justru akan mempermudah konsumen dalam menentukan toko yang paling tepat sesuai kebutuhannya. Mereka dapat memilih tipe toko yang diinginkan serta kisaran harga yang terjangkau oleh budget masing-masing. “Sehingga konsumen akan benar-benar puas, karena memilih ruko yang sesuai dengan kebutuhan dan seleranya,” jelas Chotib.

Meski demikian, ke-13 toko tersebut merupakan tempat ideal untuk membuka bisnis. Letaknya yang berada di jalan masuk utama perumahan Griya satria Mandalatama, menjadi jaminan tersedianya calon konsumen potensial. Sebab, pemilik ruko dapat menyasar penghuni perumahan GSMT sebagai calon konsumen utamanya. Apalagi perumahan GSMT pun telah dihuni oleh lebih dari 1.200 kepala keluarga. “Jumlah warga perumahan yang besar tentu menjadi pasar yang menggiurkan bagi para pelaku usaha,” terangnya.
Menurut Chotib, letak toko yang strategis akan memberinya kemudahan dalam membuka berbagai jenis usaha, diantaranya yaitu seperti toko kelontong, toko material, toko alat listrik, alat rumah tangga, pecah belah, warnet, salon atau barber shop, warung makan, laundry minimarket, bengkel motor dan lain sebagainya. “Pemilik ruko dapat leluasa memilih jenis usaha yang sesuai dengan bidangnya,” jelasnya.
Agar dapat menjadi tempat bisnis yang nyaman, pengembang pun memberikan fasilitas tambahan, seperti tempat parkir luas serta keamanan 24 jam. “Dengan jaminan kenyamanan dan keamanan, pemilik toko pun dapat menjalankan usahanya dengan mantap,” paparnya.
Karena itu, bagi konsumen yang tertarik memiliki Toko Mandalatama, datang saja ke kantor pemasarannya di Jalan Yos Sudarso No. 94 (sebelah timur pasar Karanglewas) Purwokerto, telepon 0281 640558. Atau bisa juga melalui kontak tim marketing kami, yakni Zaki 0821 3868 4414, Zuhdi 0856 262 0087.

Selasa, 06 September 2016

Trik Membuat Rumah Bebas Debu dan Bakteri

Dengan adanya berbagai aktivitas yang dilakukan anggota keluarga bisa membuat rumah menjadi kotor dan penuh bakteri. Ditambah dengan faktor cuaca yang kurang mendukung menjadikan hunian Anda pun menjadi berdebu, kotor dan menyimpan bibit penyakit.

Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa acara yang bisa dilakukan, diantaranya yaitu :

1. Perbarui penghisap debu
Jika Anda telah menggunakan penghisap debu yang sama dalam kurun waktu puluhan tahun, maka sudah waktunya untuk segera memperbaruinya. Penghisap debu lama Anda bisa memuntahkan kembali debu halus dan puing-puing yang sudah dihisap kembali ke udara sehingga menimbukan alergen.
Sebagai saran, ketika memutuskan untuk membeli atau memperbarui penghisap debu, Anda bisa memilih yang telah menggunakan teknologi filter bernama high efficiency particulate air (HEPA). Teknologi filter tersebut mampu membuat bakteri dan alergen lainnya terjebak dalam penghisap debu.

2. Perhatikan tempat tidur
Ketika berada di atas kasur pada malam hari, Anda akan bersinggungan langsung dengan seprai yang mengandung kemungkinan besar jamur, bakteri, dan bahkan bulu hewan peliharaan sehingga menimbulkan alergi.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya mencuci seprai dan bed cover setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas bersuhu 54 derajat celsius.
Untuk proteksi lebih, Anda juga bisa menggunakan seprai anti debu dan tungau untuk mencegah munculnya pemicu alergen di kasur. Selain itu, Anda juga harus menjauhkan hewan peliharaan dari tempat tidur.
3. Bersihkan debu-debu di dalam rumah
Seringkali Anda dengan mudah mengabaikan debu-debu atau kotoran di sudut rumah tanpa memikirkan bahayanya. Padahal, debu-debu atau kotoran tersebut bisa saja merupakan kumpulan dari bulu binatang dan sampah serangga yang bisa memicu penyakit pernapasan. Karena itu snagat penting untuk membersihkan debu dari rumah Anda.
Guna mengurangi jumlah debu dan alergen di dalam rumah, Anda bisa melakukan pembersihan setidaknya seminggu sekali. Namun, jika alergi yang Anda alami makin parah, segera pasang pembersih udara di dalam rumah Anda.
4. Tetap tutup jendela dan ganti penyaring udara
Pada musim kemarau, biasanya banyak debu beterbangan. Sehingga rasanya kurang bijak jika kita membuka jendela lebar-lebar untuk membiarkan udara masuk. Sebab biasanya, udara yang masuk belum tentu bersih dan dapat menyebabkan alergi atau penyakit bagi Anda dan keluarga.
Selama musim seperti ini, Anda sebaiknya tetap menutup jendela rumah dan tetap berpegang pada pusat udara untuk menjaga rumah tetap dalam kondisi sejuk. Selain itu Anda juga disarankan untuk memeriksa dan mengganti penyaring udara di pemanas dan ventilasi untuk mencegah kotoran atau debu berkumpul di sekitar rumah.
5. Letakkan tanaman di depan rumah
Tanaman kerap memiliki cara untuk membuat tampilan rumah cerah dan segar, tetapi tanaman juga bisa menjadi salah satu media penghambat bagi jamur atau alergen lainnya tumbuh. Untuk mencegahnya, letakkan tanaman Anda di bagian rumah yang memiliki sirkulasi udara baik, seperti misalnya bagian depan rumah.
6. Jangan gunakan alas kaki di dalam rumah
Jika Anda ingin terlindung dari bakteri, jamur, dan alergen lainnya, letakkan segala macam alas kaki mulai dari sandal hingga sepatu di depan pintu masuk. Karena alas kaki membawa banyak kotoran dari luar rumah dan begitu Anda menggunakannya di dalam rumah maka Anda akan mengotorinya.
Namun jika tetap harus menggunakan alas kaki di dalam rumah karena alasan tertentu maka Anda harus membersihkannya sesering mungkin karena debu-debu dan kotoran di lantai rumah bisa berkumpul di alas kaki.
7. Rajin mengganti gorden
Gorden-gorden berukuran besar memiliki kekurangan karena bisa menjadi tempat akumulasi debu dan kotoran lainnya. Ketika Anda membukanya untuk mendapatkan sinar matahari maka dipastikan debu-debu yang bersarang di sana akan keluar dan terhirup. Maka dari itu, Anda bisa mengganti gorden berukuran besar dengan menggunakan kain tipis terbuat dari sintetis yang lebih ringan dan kemudian mencucinya secara berkala.

Jumat, 02 September 2016

Griya Satria Mandalatama Strategis Letak Dalam Kota

Saat ini sudah semakin sulit untuk menemukan sebuah hunian yang berlokasi di dalam kota dan berakses mudah. Namun, Griya Satria Mandalatama (GSMT) tampil sebagai pengecualiannya. Berada di Jalan Veteran, Kalibogor Purwokerto Barat, GSMT menjadi perumahan memiliki transportasi mudah untuk menuju ke mana saja.
Marketing Griya Satria Mandalatama, Chotib mengatakan, letak GSMT memang sangat strategis dan mendukung penghuni perumahan yang memiliki segudang kesibukan. Tak hanya dekat dengan pusat kota, GSMT juga berada tak jauh dengan beberapa fasilitas umum yang penting, seperti stasiun, rumah sakit, sekolah, pasar tradisional, serta SPBU. “Hanya dibutuhkan waktu 7 menit saja bagi warga GSMT yang ingin  menuju ke pusat kota,” ujar Chotib.
Demikian halnya jika pemilik hunian ingin menuju ke stasiun maupun pasar tradisional. Mereka hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit saja untuk menuju kesana. “Lokasinya dekat, aksesnya pun mudah,” ungkap Chotib. Tentu hal ini akan sangat menguntungkan pemilik hunian yang sehari-harinya memiliki rutinitas padat. Mereka dapat berangkat ke kantor, mengantar anak ke sekolah, berbelanja kebutuhan sehari-hari atau mengakses berbagai fasilitas umum dengan mudah.

Ia menambahkan, dengan lokasinya yang strategis, GSMT pun sangat prospektif sebagai aset investasi. Apalagi minat masyarakat terhadap hunian di GSMT pun selalu tinggi. “GSMT memiliki celah yang bagus untuk dimanfaatkan sebagai aset investasi, karena nilai hunian ini terus merambat naik,”paparnya.  
Lebih lanjut Chotib menjelaskan, GSMT memiliki dua tipe rumah yang bisa dipilih konsumen. Jika sebelumnya perumahan tersebut identik dengan tipe 36, maka mulai tahun ini GSMT telah menyediakan tipe 45. Dengan munculnya tipe baru, otomatis mempermudha konsumen untuk menentukan tipe terbaik yang diinginkannya. Bagi yang menginginkan hunian minimalis, bisa memilih rumah bertipe 36. Sementara bagi mereka yang menginginkan hunian dnegan luas yang lebih lega, bisa memilih tipe 45 yang berarsitektur klasik modern.
Karena itu, bagi yang menginginkan hunian strategis dan memiliki lokasi dalam kota, segera saja datang ke kantor pemasaran Griya Satria Mandalatama di Jalan Yos Sudarso No. 94 (sebelah timur pasar Karanglewas) Purwokerto, telepon 0281 640558. Atau bisa juga melalui kontak tim marketing kami, yakni Chotib 0811 2923 115, Zaki 0821 3868 4414, Zuhdi 0856 262 0087.

Selasa, 30 Agustus 2016

Tips Agar Rumah Selalu Rapi

Memiliki rumah yang rapi tidak hanya menyajikan pemandangan ruangan yang menyenangkan. Kenyamanan dan terjaminnya kesehatan pemilik rumah pun tidak sekedar impian. Namun, untuk merealisasikannya butuh komitmen dari pemilik rumah untuk secara kontinyu merawat rumahnya tersebut.

Berikut ada beberapa tips untuk emmbuat rumah Anda tanpak selalu rapi, yaitu :

  • Sembunyikan perlengkapan mandi
Salah satu ruangan yang perlu mendapat perhatian lebih ialah kamar mandi. Tentu tamu Anda akan membutuhkannya, untuk sekadar mencuci tangan atau membasuh muka. Karena itu, jangan biarkan perlengkapan mandi diletakkan di sembarang tempat. Agar selalu rapi Anda dapat memanfaatkan tiap inci rak penyimpanan obat sehingga sikat gigi atau pisau cukur, bisa Anda gantung dan sembunyikan.

  • Rapikan charger hp
Kabel charger smartphone yang menjuntai, kerap membuat meja nampak kotor. Trik mudah membereskannya, ambil beberapa paper clip berukuran besar lalu jepitkan ke pinggir meja. Setelah itu masukkan connector charger ke dalam lubang paper clip, dan masalah kabel berantakan hilang seketika.
  • Mengatur laci
Jika Anda tidak memiliki cukup banyak laci untuk menyimpan satu jenis barang, cara mudah menatanya adalah memberi sekat. Siapkan beberapa kardus sereal bekas, kertas kado, gunting, cutter, dan lem. Lalu potong kardus sesuai dengan lebar dan tinggi laci. Tutup seluruh bagian kardus dengan kertas kado, sekat untuk laci Anda pun siap digunakan. Manfaat dari pemberian sekat ini adalah untuk mengelompokkan beragam jenis barang ke masing-masing sekat pada laci.
  • Garasi = gudang
Anda bisa mengalihfungsikan garasi menjadi gudang tambahan. Seperti untuk menyimpan berbagai perkakas rumah tangga. Agar gudang tambahan ini selalu rapih dan bersih, Anda tentu harus memperhatikan lokasi penempatannya. Setelah menyortir berbagai barang yang ingin disimpan, langkah selanjutnya adalah membuat tempat penyimpanannya.
Jika ukuran ruang garasi Anda tidak terlalu besar, cara tepat yang bisa dilakukan yakni memasang rak yang dikaitkan ke atap atau dinding bagian atas. Atau menggunakan hook yang dipasang di dinding sebagai pengait, untuk berbagai barang yang bisa digantung. Untuk menyimpan benda-benda tajam, Anda perlu menyiapkan 1 buah rigid foam (busa kaku) dan kayu lapis. Lalu rekatkan keduanya dengan lem khusus untuk busa, tekan hingga menyatu dan biarkan kering selama beberapa jam. Selanjutnya tempelkan kayu lapis ke dinding garasi Anda dengan bor tangan, dan kumpulan benda tajam siap ditancapkan.
  • Manfaatkan space lemari dapur
Jika ingin memiliki dapur yang bersih, maka Anda harus rajin membersihkan dapur dan menata perabotnya supaya rapi. Daripada  menaruhnya di meja dapur, lebih baik letakkan berbagai perlengkapan masak di rak yang tertutup atau digantung di dinding. Anda juga bisa mengganti kumpulan resep masakan yang tersebar di meja dapur dengan tablet yang sudah jarang digunakan. Untuk menjaga tablet Anda tetap aman, letakkan di atas tray yang dirancang menggantung agar mudah dijangkau.
  • Ruang cuci pakaian
Ruang cuci pakaian juga patut diperhatikan kerapiannya. Agar tumpukan deterjen, pelembut, dan pewangi pakaian selalu terogranisir, jadikanlah rak plastik untuk pakaian kotor sebagai wadahnya. Selanjutnya, tempel bagian bawah rak ke dinding menggunakan paku.
  • Kolong tempat tidur
Jika Anda memiliki tempat tidur dengan area di bawah alias kolong tempat tidur, manfaatkan bagian itu untuk menempatkan beberapa barang. Anda dapat menggunakan rak pencuci piring yang sudah tak terpakai. Lalu beri roda di bagian bawah untuk memudahkan Anda saat mengeluarkan dan memasukkannya.

  • Penempatan Galon Air.
Cadangan galon air yang tidak disimpan rapi dapat mengganggu pemandangan. Sebaiknya, simpanlah galon ditempat tertutup, jauh dari pandangan tamu dan tidak terkena debu. Yang terpenting, tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak menjadi sarang serangga. Cara praktis, Anda dapat menggunakan solusi air yang bisa diminum langsung dari kran air.